Tempat Jual Bibit Tanaman Nilam

Nilam mungkin masih tergolong tanaman yang asing namanya bagi kita. Padahal, nilam merupakan tanaman yang sudah sering dibudidayakan untuk diambil minyaknya. Minyak dari pohon nilam yang didapat dari proses penyulingan akan dihargai sangat besar. Perliternya saja sudah mencapai Rp 1 juta dan kadang turun menjadi Rp 700 ribu. Bahkan harganya saat turun pun masih tetap menguntungkan. Tidak heran banyak tempat jual bibit tanaman nilam untuk dibudidayakan mengingat besarnya keuntungan dari budidaya tanaman ini. Nilam sendiri sudah cukup dikenal oleh petani di daerah tropis, walau mungkin kita yang bukan petani masih akan asing saat mendengar namanya.

Tempat Jual Bibit Tanaman Nilam dan Penanamannya

Sebelum menuju tempat jual bibit tanaman nilam, kita harus tahu bagaimana cara menanam tanaman satu ini. Tidak ada perlakuan khusus yang diperlukan selama menanam nilam. Awal proses penanaman dimulai dari persemaian di sebuah tempat teduh selama dua minggu sampai tumbuh cabang yang besar. Setelah itu barulah semaian nilam dipindah di tanah yang telah disediakan. Nilam harus disemai dulu karena tumbuhan ini agak susah menyesuaikan diri dengan suhu tanah. Kebanyakan tanaman nilam yang langsung ditanam di tanah akan mati. Proses persemaian memegang peranan penting dalam menanam nilam. Tumbuhan ini dapat pula ditutup menggunakan pelepah pisang agar suhunya tetap terjaga serta tidak layu.

Tempat Jual Bibit Tanaman Nilam dan Proses Penyulingan

Sebelum nilam diolah untuk menjadi minyak, tanamannya akan dikeringkan terlebih dahulu hingga benar-benar melepuh daunnya. Tanaman kemudian dipotong-potong menjadi kecil dan dimasukkan dalam mesin penyulingan. Tidak ada rumus pasti terkait berapa kilo tanaman yang dibutuhkan untuk menghasilkan sekian liter minyak. Terkadang satu karung nilam dapat menghasilkan dua kilogram minyak, namun ada juga hanya hanya setengah kilogram. Kita bisa mulai membeli tanaman ini di tempat jual bibit tanaman nilam dan membudidayakannya. Apabila dibandingkan dengan tanaman sawit yang butuh waktu dua tahun untuk panen, nilam hanya butuh waktu kurang dari setahun sehingga lebih menguntungkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *